Jonathan Teddy Kurniawan
atau yang lebih dikenal dengan nama Jo Nathan, pria kelahiran Samarinda 17 November 1989, ini mencintai dunia musik sejak kecil. Anak dari pasangan Teddy Kurniawan dan Iin Indrayati ini mengaku bahwa semuanya bermula hanya dari hobinya yang suka mendengarkan lagu-lagu kesayangannya, menirukan penyanyi-penyanyi kesayangannya menari mengikuti irama, sampai akhirnya juga sempat mengikuti les piano. Musik sudah seperti menjadi bagian di dalam hidupnya, karena menurutnya melalui musik kita dapat masuk menyentuh hati banyak orang dan emosi yang timbul dari sebuah alunan lagu juga dapat memainkan perasaan seseorang. Keinginan untuk bisa tampil menyanyi dan menari di depan banyak orang pun sebenarnya sudah timbul sejak lama. Jo, begitu panggilan akrabnya ini merupakan seseorang dengan kepribadian yang pemalu dan kalem. Ia termasuk orang yang sangat memperhatikan orang-orang di sekelilingnya, tidak heran jika keluarga dan sahabat sangat menyayangi sosoknya ini. Siapa sangka bahwa Jo, anak kedua dari tiga bersaudara ini, adalah seorang Sarjana Hukum lulusan Universitas Pelita Harapan Lippo Karawaci-Tangerang. Meski demikian naluri bermusiknya tidak terbendung walau hanya disalurkan melalui karaoke dengan teman-teman dan melakukan instant recording di sebuah tempat instant recording di Jakarta. Jo sendiri merupakan alumnus SDK, SMPK dan SMAK WR Soepratman yang pada saat kuliah kemudian melanjutkan studinya di Jakarta.
Awal mula karirnya menjadi seorang penyanyiterwujud melalui single “I’ll Run For You” yang dikerjakan oleh Popo Fauza, arranger yang juga merupakan suami dari artist sekaligus penyanyi Alena. Pertemuannya dengan Popo terjadi pada saat Jo sedang menjadi pengisi acara di hotel Four Seasons Jakarta. Pada saat itu Popo melihat penampilan Jo, yang ternyata sebelumnya sudah pernah Popo dengar sosok Jo dari teman gereja mereka, Terrence, yang juga kenal dengan keduanya. Kemudian setelah saling bertukar nomor telepon beberapa lama kemudian Popo mengundang Jo ke rumahnya untuk berdiskusi soal musik. Dan karena ternyata Popo menyukai karakter suara Jo dan Jo sendiri juga menyukai karya-karya Popo selanjutnya terjadilah kerjasama diantara mereka. Single “I’ll Run For You” ini bercerita tentang perjalanan hidup Jo sendiri, dimana banyak orang suka memandang rendah orang lain namun justru dari sikap meremehkan itu timbullah tekad dari dalam diri bahwa suatu saat ia pun akan dapat membuktikan bahwa ia mampu dan bisa menjadi sesuatu berkat cinta kasih yang tetap bertahan. Oleh karena itulah lagu ini didedikasikan untuk orang-orang yang tidak hanya mendukungnya saja namun juga untuk orang-orang yang tidak mendukungnya, karena melalui mereka semua akhirnya membentuk Jo yang sekarang ini. Popo juga mengerjakan single kedua Jo yaitu “Pengkhianat Cantik” yang bercerita tentang seorang wanita cantik yang mengkhianati pasangannya.
Setelah hampir dua tahun Jo berkarir secara indie, pada Mei 2013 yang lalu akhirnya Jo sign in dengan label CPC/Task Record secara eksklusif. Single “Sakit Hati” ciptaan dari Dian Nebula dan Onnie ini dijadikan single andalan untuk Jo dapat memulai karirnya secara profesional di dunia tarik suara. Single ini bercerita tentang seorang pria yang diduakan oleh pasangannya, kisah cinta yang pernah dirajut bersama telah hancur dengan pengkhianatan wanita yang dicintai sepenuh hati oleh pria tersebut. Wanita ini yang dulu selalu ada dan membuat cerita indah bersama dengan pria ini kemudian hilang dan berpaling begitu saja. Dan setiap waktu terus teringat didalam pikiran dan perasaan pria ini bahwa kata-kata cinta yang pernah dia dengar dan rasakan telah hilang kemudian berubah menjadi kenangan pahit. Di waktu-waktu senggangnya pun Jo gemar menulis dan menciptakan lagu-lagu, seperti single yang berjudul “Ku Tak Disini” terinspirasi dari pengalaman hidupnya yang pernah dikecewakan.
Saat ini Jo sedang sibuk off air di berbagai tempat sambil merampungkan single-single berikutnya yang juga masih dalam proses pengerjaan. Berawal dari mimpi, sekarang berlanjut menjadi kerja keras untuk dapat mewujudkan semuanya ini menjadi kenyataan. Meski demikian masih panjang perjalanan yang harus ditempuh oleh Jo, akan tetapi dengan tekad dan semangatnya juga campur tangan Tuhan maka karya-karya Jo nantinya akan dapat kita nikmati di blantika musik tidak hanya di tanah air namun juga ada keinginan untuk bisa go internasional kelak. Seperti motto dari Jo yaitu “choose the best one for your future, cause you are special”.

0 komentar:
Posting Komentar